“Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan ditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang. Yang penting di sini ialah KETABAHAN dan iman orang-orang kudus” (Wahyu 13:10).

Karakteristik orang-orang kudus adalah ketabahannya. Para pengikut Tuhan bertekun dalam perbuatan baik serta setia walau dalam pencobaan. Tidak puas dengan hanya kulitnya saja, mereka mendalami Firman Allah, bersedia mengikuti arah mana pun yang ditunjukkannya.

Di tahun1938, Raja Saudi Arabia, Abd-al-Aziz ibn Saud, memberi izin kepada satu tim insinyur Amerika mengkeksplorasi padang gurun yang berbatasan dengan Teluk Persia, sebuah lanskap kering-kerontang yang hanya ditandai oasis yang dibatasi pohon-pohon palem. Dia berharap mereka bisa menemukan air. Sebagai pemimpin negara dengan keuangan yang lemah, Ibn Saud yakin bahwa orang-orang Amerika itu mungkin akan menemukan tempat di mana dia bisa menyegarkan kembali kuda-kuda beserta unta-untanya.

Namun tim tersebut, dari Standard Oil of California, berpikiran lain. Ahli-ahli geologi itu berpendapat, mereka bisa menemukan lebih banyak minyak di Saudi Arabia. Selama beberapa tahun mereka mengebor lebih dari setengah lusin lubang tanpa hasil. Mereka bisa saja menyerah dan menjadi frustasi. Sebaliknya, mereka memutuskan untuk melihat apakah dengan mengebor lebih dalam bisa mengadakan perbedaan. Jadi mereka menggali lebih dalam daripada sebelumnya hingga kedalaman 4.727 kaki, dan akhirnya mengenai tanda pertama dari apa yang ternyata adalah persediaan minyak mentah terbesar di dunia. Kesediaan untuk menggali lebih dalam itulah yang membuat perbedaan antara kegagalan dengan sukses tak terbayangkan.

Pada awalnya raja tampaknya tidak menghargai dan mengabaikan penemuan ini. Akhirnya, dia dan pengiring-pengiringnya tiba dalam konvoi yang terdiri dari 400 mobil distasiun pemompaan Ras Tamura tepat pada waktunya untuk menyaksikan tanker pertama menghela kargonya yaitu minyak mentah Saudi. Penemuan ini telah mengubah segalanya.

Sebelumnya, sumber penghasilan utama Kerajaan Saudi berasal dari melayani para peziarah di Mekkah, kota tersuci umat Islam. Namun, bahkan pengapalan minyak yang pertama telah menghasilkan kekayaan tak terbayangkan. Negara yang terisolasi tanpa produk lain yang bisa dieskpor itu sekarang telah menjadi pemain utama dalam kancah politik di Timur Tengah dan memiliki kekuatan tawar menawar atas persediaan energi global. Saat ini, negara mereka menjadi pusat perhatian dunia. Semua itu dikarenakan segelintir insinyur yang tidak bersedia merasa puas melaksanakan tugas mereka hanya sebatas kulit saja.

Tuhan, berikan aku kesabaran dan ketabahan. Semoga aku tidak merasa puas dengan sesuatu yang kurang dari dalamnya Firman-Mu.