“Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada PATUNG BINATANG ITU, sehingga PATUNG BINATANG ITU berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah PATUNG BINATNG ITU, dibunuh” (Wahyu 13:15).

Pernahkah Anda mendengar orang-orang mengatakan bahwa Anda benar-benar mirip ibu Anda, atau salah seorang saudara lelaki atau saudara perempuan Anda sangat mirip ayah Anda ? Orang-orang seringkali menyerukan persamaan antara satu generasi dengan generasi berikutnya.

“Lihat siapa yang mewarisi hidung Mama!”
“Ya, tetapi lihat siapa yang mewarisi lesung pipit ini!”
“Aku selalu bertanya-tanya, dari mana rambut keriting dan mata hijau ini berasal!”

Kemiripan adalah hal yang mendasar bagi industri film, dan internet penuh iklan-iklan untuk aktor/aktris pengganti serta para peniru untuk event-event tertentu. Saddam Husein dikenal memiliki banyak pengganti untuk alasan keamanan. Film komedi Dave membahas tentang apa yang mungkin terjadi seandainya presiden secara diam-diam terserang stroke di ruang belakang, sementara seorang satpam yang mirip dengannya sedang melambai-lambai kepada orang bnayak. Para bawahan yang haus kekuasaan menutup-nutupi bahwa Presiden baik-baik saja, dan sementara itu mendapati si peran pengganti benar-benar tak terkontrol. Tidak ada yang aneh. Kontes mirip Charlie Chaplin begitu populer di tahun 1915.

Patung binatang merupakan simbol yang membingungkan suatu entitas yang di zaman akhir nanti akan meniru binatang yang keluar dari dalam laut pada Wahyu 13. Sebagai bagian pola penipuan, patung binatang ini akan menjadi hidup dan berusaha meyakinkan dunia bahwa binatang itu baik-baik saja, meskipun entah ada di mana (Why. 13:12). Kunci penipuan ini adalah keasamaan, jika patung ini tidak kelihatan seperit binatang itu maka tidak terjadi penipuan.

Mirip siapakah Anda ? Bisakah orang-orang dengan siapa Anda berinteraksi tahu siapa Ayah Anda ? Apakah Andamemiliki karakteristik suadara lelaki Anda ? Apakah reaksi Anda dalam menghadapi situasi sulit yang mengingatkan orang-orang kepada Anak Domba, ataukah pada binatang itu ?

Seandainya Anda tidak merasa bangga dengan gambaran Anda, renungkan bagaimana Anda menghabiskan waktu Anda. Dengan memandang, kita semua akan diubahkan. Tapi ini kabar baiknya : Meskipun kita tidak bisa mengontrol penampilan kita dalam foto-foto bayi, tetapi di alam rohani kita bisa memutuskan ingin menjadi seperti apa kita.

Tuhan, aku memutuskan untuk menjadi semakin serupa dengan-Mu. Hari ini tolong aku untuk dapat melihat alternatif-alternatif yang memperdaya.