“Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke atas sungai yang besar, sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah jalan bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur. Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak. Itulah ROH-ROH SETAN YANG MENGADAKAN PERBUATAN-PERBUATAN AJAIB, dan mereka pergi mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari yang besar, yaitu hari Allah Yang Mahakuasa” (Wahyu 16:12-14).

Harvey menerima telepon dari seorang kawan. “Engkau sudah dengar apa yang menimpa Joe?” tanyanya.

“Tidak, “ kata Harvey. “Ada apa?”

“Yah, kupikir sebaiknya engaku meneleponnya, mungkin saat ini dia membutuhkan dorongan semangat. “Karena dia dan Joe telah bersahabat selama bertahun-tahun, Harvey segera menelepon. Dia baru tahu bahwa Joe didakwa melakukan tindakan kekerasan seksual dan terancam kehilangan pekerjaannya di kantor administratif gereja.

Berita itu membuat Harvey bigung, karena setahunya kawannya itu selalu sangat berhati-hati memperlakukan wanita di sekelilingnya. Malah, istri Harvey memberitahunya bahwa Joe adalah satu di antara sedikit pendeta yang menatapnya dengan cara sopan. Setelah dilakukan investigasi lebih lanjut barulah jelas bahwa tidak seorang pun benar-benar menanyai sipendakwa. Orang-orang begitu saja menerima dakwaannya. Mereka bersedia memercayai sebuah cerita hanya karena itu telah disebarluaskan begitu lamanya sehingga kedengarannya benar.

Menjelang zaman akhir, penipuan akan menjadi faktor uatama di dunia. Tetapi bukan hanya binatang yang dalam Kitab Wahyu itu yang menyebabkannya. Kadang orang-orang Kristen terlalu mudah memercayai fitnah atau gossip. Hanya dibutuhkan sedikit isu pelanggaran seksual untuk menghancurkan reputasi seorang pendeta. Pada sisi lain, predator-predator seksual memakai penipuan untuk menutup-nutupi kejahatan mereka dan berpura-pura sebagai mentor-mentor rohani. Dikarenakan tuduhan palsu itu menimbulkan kekacauan pada tingkat local, bayangkan apa jadinya saat penipuan terjadi tingkatan universal!

Menjelang zaman akhir ini merupakan keharusan agar orang-orang Kristen bersikap jujur. Kita tidak boleh mempercayai suatu dakwaan tanpa bukti-bukti yang jelas dan tanpa mendengar dari kedua belah pihak. Jika kita tidak belajar untuk bertindak di dalam kebenaran sekarang, sementara keadaan masih tenang, kita akan berada dalam kesulitan besar saat krisis akhir tiba.

Tuhan, aku ingin mengabdikan diri untuk mengerjakan kebenaran sepanjang waktu. Jika aku tidak bisa menyuarakan kebenaran, setidaknya tolong aku untuk berdiam diri. Beri aku semangat untuk membela kebenaran.